Daerah  

Evakuasi Jenazah dan Orang Sakit di Lokasi Banjir Penda Barania

PULANG PISAU/TABENGAN.COM – Banjir yang melanda di wilayah Kecamatan Kahayan Tengah, Desa Penda Barania, Jalan Trans Kalimantan (Palangka Raya-Bukit Rawi) belum juga surut. Ketinggian air hingga Selasa (16/11) mencapai 1,40 Cm dengan panjang 4,5 Km.  Banjir yang terjadi di Kecamatan Kahayan Tengah ini sudah lebih sepekan, dan tentunya, selain mengganggu aktivitas masyarakat juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Personil TNI, Polri, BPBD, Tagana, Satpol PP, Dinas Sosial, Pemerintah Kecamatan Kahayan Tengah dan relawan terus saling bahu-membahu membantu masyarakat setempat, meski posko banjir dan dapur umum telah terendam banjir, akibat kedalaman air yang kian meninggi.

Kemarin, Tim Personil Gabungan baik itu TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Tagana, Dinsos dan relawan membantu mengevakuasi jenazah dari Palangka Raya menuju Kabupaten Gunung Mas, menggunakan perahu BPBD para Tim ini mengantar jenazah melalui genangan banjir.

Camat Kahayan Tengah Siswo, Selasa (16/11), mengatakan selain membantu evakuasi jenazah, pihaknya juga membantu masyarakat dari Kabupaten Gunung Mas yang sedang sakit untuk menuju Palangka Raya. “Betul, kita telah membantu masyarakat kita yang sedang sakit dari Kabupaten Gunung Mas menuju Kota Palangkaraya, dan sebaliknya dari Palangka Raya kita juga membantu evakuasi jenazah untuk menuju Kabupaten Gunung Mas,” beber Siswo.

Siswo menuturkan, hal-hal darurat ini telah dipersiapkan, agar masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat segera tertolong, dan para personil di lapangan pun telah siap dan sigap. Evakuasi orang sakit adalah hal utama dan harus cepat dalam penangan memberikan pertolongan ketika bencana banjir.

Lanjut Siswo, dengan semakin tingginya debit air, pihaknya telah menghimbau agar masyarakat untuk sementara tidak melintas banjir dan hanya di perbolehkan Truk roda 6 keatas, khususnya truk pengangkut sembako dan lainnya. ” Untuk Truk Doble Gardan sudahtidak bisa lagi melintasi banjir, dan kita juga menghimbau agar para pengguna jalan tidak nekat melintasi banjir, sampai air terlihat surut dan sudah bisa dilalui kembali,” pungkasnya.  c-mye

Tinggalkan Balasan