Daerah  

Catat Ini, Penerimaan Siswa Baru SMAN Kalteng 27-30 Juni

*)Gunakan Sistem Online dan Offline

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CI.ID-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kalteng tingkat SMA/SMK Negeri sederajat, akan dimulai pada 27-30 Juni 2022 mendatang. Hal ini disampaikan secara langsung Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Syaifudi dan jajaran kepada para awak media di Aula Disdik Kalteng, Senin (13/6/2022).

Dalam pertemuan itu, disampaikan juga sejumlah petunjuk teknis PPDB terkait, yang rencananya akan dilaksanakan melalui online dan offline. Menurut Syaifudi, ada tiga sistem yang digunakan oleh sekolah dalam pendaftaran PPDB.

“Yang pertama adalah online kerja sama, yaitu 75 SMA/SMK Negeri yang dibiayai serta sudah ada anggarannya untuk pelaksanaan PPDB,” ujar Syaifudi.

Lalu ada Online Mandiri, yang mana beberapa sekolah sudah dianggap mapan dan didorong untuk pembiayaan secara mandiri dalam PPDB. Yang terakhir adalah  Offline yang ditujukan bagi sekolah dengan kondisi minim jaringan, blank spot atau hanya ada satu sekolah saja, dalam satu wilayah. Selain itu, untuk jumlah kuota secara keseluruhan adalah 668 untuk SMA Negeri dan 406 untuk SMK Negeri se Kalteng.

Pendaftaran dan informasi secara online, ujarnya, tinggal menggunakan gadget saja, bagi wilayah atau sekolah di dalam lingkup jaringan yang luas. Intinya melalui disdik.kalteng.go.id dapat didapatkan informasi terkait. “Untuk konsep jalur PPDB diantaranya seperti Zonasi, yaitu mendaftarkan di wilayah terdekat dengan domisili. Konsep ini menghilangkan kesan adanya kesan atau anggapan “kasta” terhadap sekolah-sekolah, dan dibuktikan dengan kartu keluarga (KK),” ujarnya.

Ditambahkannya konsep kedua seperti Afirmasi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang ekonominya tidak mampu, serta mereka sebagai penyandang disabilitas, namun memiliki semangat untuk bersekolah. Selain itu ada juga konsep perpindahan tugas atau orang tua/wali, yaitu mengakomodasi peserta didik yang berpindah tempat, karena hal yang tidak bisa dipilih (pekerjaan/tugas orang tua/wali).

Yang terakhir ada konsep prestasi digunakan mengisi kuota-kuota yang tersisa. “Jalur zonasi minimal 50 persen, Afirmasi 15 persen, perpindahan tugas 5 persen dan sisa kuotanya ada di konsep prestasi,” ujarnya.

Terkait zonasi sendiri, dicontohkannya seperti di Kota Palangka Raya, seperti zonasi Palangka Raya 1 bagi SMAN 1 dan 2 Palangka Raya, ada di Kecamatan Pahandut di Kelurahan Langkai, Pahandut, Pahandut Seberang, Tanjung Pinang, Kecamatan Jekan Raya dan Kelurahan Palangka.

Lalu untuk Palangka Raya 2 ada di SMAN 3, yaitu Kecamatan Pahandut, Kelurahan Pahandut, Tumbang Rungan, Kecamatan Jekan Raya Kelurahan Palangka, Menteng dan Kecamatan Sebangau Kelurahan Kereng Bangkirai. Untuk melihat lengkapnya zonasi, ujar dia, dapat melihat secara langsung di website disdik.kalteng.go.id/ppdb2022. drn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.