Daerah  

Terdakwa Korupsi Jalan Maliku-Bantanan Rp9,7 M Akui Kongkalikong

PALANGKA RAYA/TABENGAN.com– Tiga terdakwa perkara tindak pidana  korupsi  pekerjaan peningkatan Jalan Maliku-Bantanan, Kabupaten Pulang Pisau, yang merugikan keuangan negara hingga Rp9.782.336.614,20 bergantian menjadi saksi memberatkan bagi para terdakwa lainnya dalam sidang Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Kamis (30/6/2022).

Sebagai terdakwa Sulistiono, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Hermansyah selaku Direktur Utama PT Pancar Kurnia Raya (PKR) sebagai Kontraktor Pelaksana Kegiatan Pekerjaan, dan Oki Rahafista Nugraha selaku Direktur CV Eastern Bangun Perkasa (EBP) sebagai Pelaksana Pekerjaan Jasa Konsultasi Konstruksi Pengawasan Teknis.

Saat pemeriksaan sebagai saksi, terdakwa Oki sebelum perencanaan mengikuti survei ke lokasi dan melihat beberapa kendaraan berat, termasuk truk melebihi 8 ton melintas.

Dia mengakui kendaraan berat tersebut berpotensi merusak jalan. Meski begitu, Oki tidak menyiapkan dan melaksanakan Rencana Jaminan Mutu, yang merupakan bagian dari keefektifan dan kepercayaan dari rencana pengendalian mutu penyedia jasa.

Mendengar banyaknya pelanggaran baik secara administrasi dan pengawasan, membuat Ketua Majelis Hakim Achmad Peten Sili tampak gusar.

“Kalian sudah kongkalikong dari awal kan?” tanya Achmad. “Betul,” jawab Oki bernada pasrah.

Ketua Majelis Hakim juga sempat mencecar terdakwa Sulistiono saat menjadi saksi.

“Pekerjaan direncanakan untuk 10 tahun, tapi baru 1 tahun saja sudah hancur-hancuran. Apa reaksimu sebagai PPK?” tanya Achmad pada Sulistiono.

“Tidak ada informasi,” kelit Sulistiono. Dia mengakui ada pencampuran agregat dan tidak mengawasi atau datang ke lokasi untuk memeriksa hamparan
Hermansyah juga mengakui menggunakan material yang tidak sesuai spesifikasi. Hal tersebut juga diketahui oleh Sulistiono, namun tidak ada teguran atau upaya mencegah penggunaan material tersebut.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kegiatan berlangsung antara Maret hingga November 2020. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pulang Pisau mengadakan pekerjaan peningkatan Jalan Maliku-Bantanan di Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.

JPU menuding Sulistiono menyetujui penerbitan Berita Acara Hasil Pemeriksaan Pekerjaan Tim Teknis Bidang Bina Marga sehingga memperkaya Hermansyah sebesar Rp9.677.176.909 dan Oki Rahafista Nugraha sebesar Rp105.159.705,20 dengan total kerugian keuangan negara sebesar Rp9.782.336.614,20. dre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.