Dengan digitalisasi pendidikan nasional, perusahaan nasional harus menyiapkan produk IT lokal

Deny Budianto

Dengan digitalisasi pendidikan nasional, perusahaan nasional harus menyiapkan produk IT lokal

Dalam upaya untuk menjawab tuntutan akan pembelajaran yang lebih terstruktur dan terintegrasi dalam era digital, lokakarya nasional dengan tema “Membangun Ruang Kelas Cerdas dalam Pendidikan di Era Digital” di Hotel Luminor, Jakarta Pusat pada Jumat (25/08/2023) menjadi sorotan utama.

Inisiatif workshop ini berasal dari PT Dua Kawan Sejahtera Indonesia (DKSI), sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam penyediaan perangkat lunak dan keras (software dan hardware) untuk dunia pendidikan. Mereka berkolaborasi dengan Mitsindo Visual Pratama dan Closepay, dengan dukungan kuat dari BNI 46.

Seminar ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan dari dunia pendidikan, termasuk perwakilan dari sekolah Islam, perguruan tinggi, dan kampus-kampus lainnya. Bahkan, beberapa kementerian dan penasihat pendidikan dari berbagai daerah juga turut ambil bagian dalam acara ini.

Direktur Eksekutif PT DKSI, Muhammad Yasin, menjelaskan, “Selain seminar, acara ini dihadiri oleh 200 peserta yang diberikan wawasan mendalam mengenai kemajuan teknologi informasi dalam konteks pendidikan.” Hal ini menunjukkan betapa pentingnya transformasi digital dalam dunia pendidikan.

Salah satu solusi yang disorot dalam acara ini adalah aplikasi close loop payment gateway. Aplikasi ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari penggunaan gerbang parkir, pembelian makanan di kantin, hingga pembayaran di kasir dan keperluan lainnya di lingkungan instansi pendidikan. Dengan demikian, proses administratif dapat menjadi lebih efisien dan terstruktur.

Baca Juga :  Berikut Alasan Kenapa Cuci Tangan Adalah Kunci Penting Untuk Kesehatan

Tidak hanya itu, pembicaraan juga mengenai digitalisasi ruang kelas yang cerdas menjadi fokus utama. Salah satu aspek yang dibahas adalah sistem pencatatan kelas yang mampu mengintegrasikan seluruh perangkat yang ada dalam ruang kelas. Mulai dari layar datar interaktif, kamera pelacak, mikrofon langit-langit, hingga komputer guru dapat bekerja secara bersinergi.

Yang lebih menarik, guru juga diberikan kemampuan untuk mencatat seluruh proses pembelajaran yang terjadi dalam ruang kelas ini. Hasil catatan tersebut dapat dengan mudah diunggah ke dalam sistem pengelolaan pembelajaran. Dengan begitu, evaluasi dan pengembangan pembelajaran menjadi lebih sistematis.

Semua inovasi ini adalah langkah konkret dalam menjawab kompleksitas kebutuhan pembelajaran di era digital. Dengan adanya platform pembelajaran yang terintegrasi dan solusi-solusi pintar, dunia pendidikan dapat terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Digitalisasi di sektor pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang akan membentuk generasi mendatang yang lebih siap menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat.

Also Read

Tags