Penemuan Tengkorak di Kebun Sawit, Polres Kobar Lakukan Penyelidikan 

Redaksi

PANGKALAN BUN/Corong Nusantara – Hingga saat ini Polres Kotawaringin Barat masih melakukan penyelidikan, terhadap kasus penemuan tengkorak manusia dalam karung, di kebun sawit yang ada di Jalan Teratai II Rt 04 Desa Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan, pada tanggal 3 Agustus 2022 lalu.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono menjelaskan, proses penyelidikan terhadap identitas tengkorak itu masih terus dilakukan, pasalnya minim saksi. Namun demikian pihaknya terus bekerja untuk membongkar kasus tersebut.

“Kami terus terang saja minim saksi, namun penyelidikan terus berjalan, dimana kami masih menggali keterangan dari beberapa saksi, yakni saksi yang pertama kali menemukan tengkorak tersebut, maupun yang bekerja di lokasi penemuan itu,” kata Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono.

Bayu menjelaskan, hingga saat ini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan dokter yang melakukan Indenfikasi, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tulang belulang yang ditemukan itu, kemungkinan besar masa kematian 4 bulan ke atas.

Ketika disinggung, apakah tengkorak tersebut merupakan korban mutilasi? Kapolres menjawab,” ada kemungkinan, mengingat tulang belulang yang ditemukan dalam keadaan tidak utuh, tetapi bisa juga tulang belulang yang terbungkus karung tersebut dibongkar oleh binatang dan tulangnya dibawa, tetapi untuk jelasnya tunggu hasil penyelidikan kami, sabar dulu yah rekan rekan wartawan,” ujar Bayu Wicaksono.

Dijelaskan juga, pihak Polres Kobar pun telah menyebarkan informasi penemuan tengkorak itu kepada seluruh Polres lainnya, barang kali ada laporan kehilangan salah satu keluarganya, sebab untuk wilayah hukum Polres Kobar, laporan kehilangan keluarga dalam waktu 2 tahun terakhir tidak ada laporan yang masuk.

Diberitakan sebelumnya, Warga desa Pasir Panjang di gegerkan dengan adanya penemuan tengkorak manusia di Jalan Teratai II Rt 04 Desa Pasir Panjang. Dimana tengkorak manusia ditemukan terbungkus dalam karung oleh Nuryadin, pekerja buruh kebun.

Hingga saat ini, identitas tengkorak manusia itu masih misterius, namun berdasarkan pemeriksaan dokter Forensik Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun, tengkorak manusia itu berjenis kelamin perempuan, dengan usia di perkirakan antara 15 sampai 25 tahun. (yulia)

Also Read

Tags