Hukrim  

Peras Teman yang Punya Foto Bugil, 3 Wanita Ini Dituntut Penjara Setahun

PALANGKA RAYA/TABENGAN.com – Ria Agustina,  Siti Asiah, Nurul Amelia alias Dodon selaku terdakwa perkara pemerasan melalui media sosial, mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin (25/7). “Ketiga terdakwa kami tuntut masing-masing 1 tahun penjara dan denda Rp5 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata JPU Wagiman.

Tiga perempuan muda itu memeras korban yang merupakan keluarga sepupu menggunakan foto bugilnya dari kartu memori kamera yang dipinjamkannya. Karena korban hanya menyerahkan sebagian uang yang diminta, terdakwa menyebarkan foto bugil itu ke teman dan keluarga korban.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum,  perkara berawal ketika Nurul menjadi fotografer acara pernikahan keluarga pada bulan Maret 2021. Karena memori kamera Nurul penuh, korban meminjamkan kartu memorinya. Ternyata dalam kartu memori itu ada foto bugil korban.

Nurul bersama dua temannya, Ria Agustina dan Siti Asiah lalu menjadikan foto bugil itu sebagai senjata untuk memeras korban, meminta sejumlah uang. Karena uang yang diberikan hanya sebagian dari permintaan, Nurul dan teman-temannya menyebarkan foto bugil itu di media sosial. Polisi akhirnya menetapkan Ria Agustina, Siti Asiah dan Nurul Amelia sebagai tersangka.

Dalam persidangan, korban mengaku merasa malu dalam pergaulan dan tertekan secara batin. “Selama satu bulan saya datang ke psikolog dan ke Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan,” ucap korban pada Majelis Hakim. Korban juga menolak memaafkan para terdakwa di luar maupun di dalam ruang sidang.

Menurut korban, dia telah menghapus foto-foto pribadinya dari kartu memori sehingga mau meminjamkannya pada terdakwa. Ternyata para terdakwa berhasil mengembalikan foto yang telah dihapus itu. Saat diancam dan diperas, korban pernah tanyakan darimana dapat foto tapi dijawab “Tidak penting. Kirim saja uangnya,” ucap korban menirukan ucapan pemeras yang ternyata keluarganya. dre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.