Hukrim  

Polres Kapuas Bantu Korban Puting Beliung

KUALA KAPUAS/Corong Nusantara – Polres Kapuas cepat tanggap dan peduli terhadap musibah yang menimpa warga Anjir Serapat, tepatnya di Desa Cempaka yang dilanda angin puting beliung pada Jumat (6/5/2022). Sebanyak 13 rumah yang rusak, meliputi rusak ringan dan rusak berat akibat di sapu angin.
“Polres Kapuas tanggap dan peduli atas musibah yang menimpa mereka, kami memberikan bantuan berupa sembako,” kata Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono, Sabtu (7/5/2022). “Bantuan sosial yang kami berikan, tentunya sebagai bentuk kepedulian dan prihatin yang mendalam atas musibah yang tidak terduga yang menimpa warga setempat,” katanya.
Diketahui, pada Jumat pukul 14.45 WIB, terjadi bencana alam di Desa Anjir Serapat Timur Km 13,5 Kecamatan Kapuas Timur, tepatnya di Handil Cempaka RT 11 Kecamatan Kapuas Timur. Selain merusak 13 rumah, angin kencang juga menyebabkan tiga orang warga terluka akibat terkena material rumah kayu dan paku.
Saat menyalurkan bantuan, Polres Kapuas bersama pihak Koramil 1011-03, Puskesmas, pemerintah kecamatan, serta pemerintah Desa Anjir Serpat Timur dan Relawan Balakar. Mereka mendatangi TKP serta mengevakuasi korban yang luka ke Puskesmas serta mendata warga yang rumahnya rusak serta luka- luka.
Adapun korban angin puting beliung di rawat di Puskesmas dan selanjutnya dari pihak Puskesmas memperbolehkan untuk pulang. Pihak Polres Kapuas memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada korban bencana alam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan, ada sebanyak 16 kepala keluarga (KK) dan 48 jiwa terdampak musibah angin puting beliung yang terjadi di Handel Cempaka, Desa Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur.
“Rinciannya 6 unit rusak berat dan 7 unit rusak sedang,” kata Panahatan Sinaga. Kejadian angin puting beliung itu begitu cepat dan mengakibatkan belasan rumah warga yang didominasi bangunan berkonstruksi kayu mengalami kerusakan cukup parah. Korban yang kehilangan tempat tinggalnya, dievakuasi warga ke tempat tinggal sementara. Panahatan mengimbau masyarakat di daerah setempat, tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu bisa terjadi. c-hr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *