Agustiar Ajak Damang dan Kepala Adat se  Kalteng Kawal Kearifan Lokal

Redaksi

*Raker DAD dan Damang Kepala Adat Se-Kalteng

PALANGKA RAYA/Corong Nusantara – Pelaksanaan HUT Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ke 15 dengan beragam agenda serta acara, diawali dengan pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) bersama DAD  dan Damang Kepala Adat se Kalteng, di Ballroom Hotel Aquarius Palangka Raya, Senin (15/8). Kegiatan itu sendiri dibuka secara langsung oleh Ketua Umum DAD Kalteng Agustiar Sabran.

Dalam kegiatan itu, hadir sejumlah tokoh penting dalam lingku adat Dayak Kalteng seperti Andrie Elia Embang yang juga merupakan tokoh akademis Kalteng terkemuka, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerdayak Yansen Binti  dan sejumlah tokoh penting lainnya. Agustiar yang membuka secara resmi, dengan mengajak para peserta rapat melahap (pekik semangat orang Dayak Kalteng) serentak bersama-sama.

Terkait itu, Agustiar menuturkan pelaksanaan raker sendiri merupakan sebuah ajang silaturahmi antar damang dan juga jajaran Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Se Kalteng.”Ini sebagai ajang silahturahmi serta mempererat kebersamaan bagi kita bersama, dan saya mengucapkan apresiasi bagi seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan ini,” ujarnya disela-sela acara tersebut.

Ditambahkannya, pelaksanaan ini juga sebagai memperingati HUT DAD yang ke 15 tepat jatuhnya pada 16 Agustus. Artinya, ujar dia, umur DAD sendiri sudah semakin dewasa, yang mana masuk pada dasawarsa semenjak ditetapkannya pada 16 Agustus 2007 silam. Selain itu, DAD Kalteng juga sudah ditetapkan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) No 9 Tahun 2007.

“Kegiatan rapat kerja ini, juga mempersiapkan pelantikan pengurus DAD Kalteng periode 2021-2026 mendatang. Bahkan hal ini juga sebagai upaya kita dalam menyinergikan perangkat lembaga Dayak, agar tetap menjaga kearifan lokal di masa yang semakin maju dengan perkembangan teknologi saat ini,” ucap Anggota DPR RI Dapil Kalteng dari PDIP tersebut.

Selain itu, yang terpenting, ucapnya, berbagai bentuk budaya serta kearifan lokal jangan sampai tergerus arus globalisasi, melalui berbagai upaya yang dilaksanakan. Tentunya penting bagi setiap unsur, agar intens dan aktif dalam menjaga dan mempertahankan hal terkait,   agar jangan sampai terpinggirkan.

“Kita sebagai kelembagaan adat Dayak beserta lingkupnya, juga mengajak berbagai unsur dan masyarakat, untuk tetap mengawal kearifan lokal, agar tidak tenggelam baik dari sisi kulturnya, politik, sosial, ekonomi dan berbagai sektor penting lainnya,” tegas Agustiar. Tidak lupa, dirinya terus mengimbau agar filosofi Huma Betang dan musyawarah mufakat, terus dijaga dalam upaya memberikan suasana yang nyaman, bertoleransi, kondusif serta tenteram bagi masyarakat setempat.

Sementara itu sebelumnya, pelaksanaan peringatan HUT DAD Kalteng yang ke 15, akan digelar selama dua hari. Kegiatan itu dimulai dengan raker damang dan kepala adat se Kalteng, dilanjutkan besok harinya pelantikan sekaligus peringatan HUT DAD Kalteng yang ke 15. Dalam acara puncak terkait, digelar juga hiburan rakyat yang bertempat di Bundaran Besar Kota Palangka Raya, menampilkan sejumlah artis Dayak serta para seniman hingga musisi lokal.

Dalam kegiatan itu, Ketua DAD Kalteng juga mengundang sejumlah tamu kehormatan seperti Sultan Kutai Kartanegara dari Kaltim, Sultan Paser dari Kaltim, Sultan Banjar dari Kalsel hingga pihak-pihak dari Kalbar.(drn)

Also Read

Tags