Covid-19 Palangka Raya Meningkat, Jekan Raya Terbanyak

Redaksi

PALANGKARAYA/Corong Nusantara Berdasarkan rilis data Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya per 2 Agustus 2022, bertambahnya 37 kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam sehari telah menyebabkan setidaknya 212 orang yang menjalani perawatan.

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, dari seluruh orang yang menjalani perawatan, 172 di antaranya melakukan isolasi mandiri karena memiliki gejala ringan dan 40 orang lainnya dirawat di rumah sakit.

“Saat ini memang terus mengalami kenaikan. Karena transmisi lokal di Palangka Raya sangat cepat penyebarannya. Ada banyak faktor, di antaranya adalah mulai lemahnya penerapan protokol kesehatan di kawasan perkantoran, sekolah dan ruang umum publik. Serta menurunnya sosial distancing saat ini,” kata Emi, Rabu (3/8/2022).

Diungkapkannya, wilayah terbanyak yang warganya menjalani perawatan ialah Kecamatan Jekan Raya 137 orang, lalu di Kecamatan Pahandut 63 orang, Kecamatan Sebangau 11 orang dan Kecamatan Bukit Batu hanya 1 orang.

“Perbandingan jumlah yang terkonfirmasi positif dengan yang sembuh, berbeda cukup jauh. Ini menjadi perhatian kami bagaimana agar kasus ini bisa ditekan dan meningkatkan angka kesembuhan,” bebernya.

“Sebenarnya yang kita lihat dari hasil tracing. Rata-rata kontak erat. Biasanya satu keluarga itu kena semua, karena kontak erat tadi,” tambah Emi.

Untuk itu, Kepala BPBD Kota Palangka Raya ini menegaskan, pihaknya akan tetap turun ke tengah masyarakat guna menyosialisasikan dan mengedukasi kembali pentingnya penerapan prokes dan mendapatkan suntikan vaksin, meskipun sifatnya pasif tak seperti dulu lagi. Mengingat Kota Palangka Raya saat ini masih menerapkan PPKM level 1.

Emi menyarankan kepada masyarakat yang akhir-akhir ini menghadiri acara-acara yang dapat menimbulkan kerumunan massa, agar tetap menerapkan disiplin prokes dengan menjaga jarak dan pulang ke rumah untuk langsung mandi atau cuci tangan.

Sementara itu, terkait dengan capaian vaksin booster saat ini di Kota Palangka Raya, diakui masih berada di angka 35 persen. Pihaknya menyebut capaian itu sudah lebih besar dari yang ditargetkan pemerintah 30 persen.

Menanggapi vaksin dosis 4 yang sudah diberikan kepada tenaga kesehatan beberapa waktu lalu, Emi mengungkapkan masih belum mengetahui apakah vaksin dosis 4 akan diberikan kepada masyarakat umum juga. “Saya kurang tahu, pemerintah pusat akan menginstruksikan jika dosis 4 di tujukan kepada masyarakat umum. Kita tunggu saja,” pungkasnya. rgb

Also Read

Tags