Dinas PUPR Terus Genjot Pembangunan Infrastruktur 

Redaksi

PANGKALAN BUN/Corong Nusantara – Dalam rangka percepatan peningkatan perekonomian masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat, terus menggenjot pembangunan infrastruktur, sebab infrastruktur merupakan urat nadi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kobar Hasyim Mualim mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan skala prioritas dalam pengembangan pembangunan daerah, hal sebagai wujud percepatan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sebab dengan kemajuan pembangunan infrastruktur maka akan mendongkrak pembangunan di semua bidang.

“Kabupaten Kotawaringin Barat memiliki wilayah yang sangat luas, dimana Kotawaringin Barat memiliki panjang jalan kabupaten ± 1.200 km, dengan kondisi jalan yang sudah  teraspal sepanjang ± 420 km atau sekitar 35%, sementara itu kondisi jalan yang belum teraspal sepanjang ± 780 km atau mencapai 65%, dengan kondisi yang demikian, setiap tahun anggaran kami pun terfokus dalam  menyelesaikan kondisi jalan non aspal,” kata Kepala Dinas PUPR Kobar Hasyim, Kamis (11/8).

Hasyim pun mengakui, meski anggaran untuk Dinas PUPR Kobar sangat terbatas untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan infrastruktur, salah satu strategi penanganan yang telah dilakukan untuk tetap menjamin fungsional jalan tersebut, yaitu melalui program pembangunan jalan CSR (Corporate Social Responsibility) konsorsium, dan  program ini sudah dilaksanakan sampai dengan tahun 2022 yaitu dengan capaian panjang penanganan ± 450 km di tahun 2022.

“Program CSR konsorsium ini sangat membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan infrastruktur, kegiatan ini merupakan sistem gotong royong sebagai wujud sinergitas pemerintah daerah dan pihak perusahaan,” ujar Hasyim.

Sebab, menurut Hasyim, keterbatasan anggaran bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa, sementara itu infrastruktur ini sangat penting, sebagai wujud meningkatkan pelayanan publik dan pemerataan terhadap hasil pembangunan yang berkeadilan, maka program CSR konsorsium ini terus berlanjut, dan hasilnya pun dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan pintu gerbang perekonomian Kalimantan Tengah bagian barat, sehingga pemerintah daerah pun berkewajiban memenuhi sarana dan prasarana penunjang perekonomian tersebut yakni infrastruktur yang memadai, untuk itu kami pun berkolaborasi baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat, sehingga terwujudnya pembangunan yang merata di wilayah Kabupaten Kobar ini,” beber Hasyim dengan penuh semangat. (yulia)

Also Read

Tags