Perwira Polda Kalteng Bunuh Diri

Redaksi

PALANGKA RAYA/Corong Nusantara Seorang oknum polisi berpangkat Perwira Pertama yang bertugas di Polda Kalteng tewas gantung diri di rumahnya, Jalan Veteran, Kelurahan Panarung, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Selasa (26/7) dini hari. Ipda EW meregang nyawa meski sempat dilarikan ke RS Siloam Palangka Raya.

Kabar mengejutkan tersebut dibenarkan Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa. Dikatakan, pemeriksaan dan pendalaman terkait motif aksi gantung diri tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polresta Palangka Raya.

“Ia benar anggota polisi, korban adalah Ipda EW yang dinas di Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Kalteng,” kata Kapolresta.
Setelah menerima laporan tersebut, Unit Inafis Polresta Palangka Raya bersama Ditreskrimum Polda Kalteng segera bergerak melakukan olah TKP. Dari lokasi kejadian, petugas mengambil sejumlah barang bukti berupa tali, seprai, gunting, kursi dan handphone korban untuk pemeriksaan latar belakang.

“Korban siang ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Upaya autopsi tidak dilakukan karena pihak keluarga menerima keadaan ini jika korban meninggal karena gantung diri,” terangnya.

Budi menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan kepada saksi-saksi di lokasi, kejadian berawal saat saksi perempuan yang ada di dalam rumah tengah mandi sekitar pukul 03.00 WIB. korban saat itu berada di ruang tamu untuk menonton televisi.

Selepas mandi, saksi perempuan mendengar suara televisi cukup kencang dan melihat korban sudah tergantung dengan seutas tali di ventilasi pintu depan. Saksi yang kaget lalu berteriak dan ditolong oleh tetangga rumah untuk menurunkan korban. Karena masih merasakan denyut nadi korban, tetangga pun membawa korban ke rumah sakit Siloam.

“Saksi-saksi sudah kita minta keterangan, termasuk perempuan yang ada di dalam rumah. statusnya sendiri masih kita dalami hubungannya dengan korban,” terangnya.

Ditambahkan, dari hasil visum et repertum petugas medis didapatkan hasil jika korban murni meninggal dunia karena gantung diri. Ini dibuktikan dengan bekas jeratan di bagian leher dan tidak adanya indikasi kekerasan d bagian tubuh.

“Murni meninggal karena gantung diri. Untuk motif masih didalami,” tutupnya. fwa

Also Read

Tags