Banjir, Jalan Kereng Pangi-Sampit Macet

Redaksi

KASONGAN/Corong Nusantara Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Jalan Tjilik Riwut km 18 Kereng Pangi, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan arah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sempat mengalami kemacetan puluhan menit, Kamis (4/8) petang.

Kemacetan disebabkan banjir merendam beberapa titik badan jalan. Rusak dan terkoyaknya aspal dengan kedalaman 10-25 centimeter dan lebar bervariasi, membuat air hujan tergenang. Tak ayal, jalanan pun sulit dilewati sehingga memicu kemacetan.

Banjir, Jalan Kereng Pangi-Sampit Macet

“Demi keselamatan pengendara, untuk melewatinya terpaksa bergantian. Ini semua untuk menghindari kecelakaan akibat lubang tersebut,” kata seorang warga Kereng Pangi, yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Menurut dia, kemacetan tersebut memang lantaran terkoyaknya aspal di beberapa jalan. Puluhan kendaraan roda 4 dan ratusan kendaraan roda 2 di sekitar km 18, terpaksa harus bertahan dan bersabar melewatinya. Baik yang datang dari Sampit menuju ke Kasongan, maupun sebaliknya.

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo melalui Kasat Lantas Iptu  Olin saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Karena itu, kami bersama anggota Satlantas langsung turun ke tempat tersebut,” kata Olin.

Olin mengatakan, sesampainya di lokasi, Satlantas langsung mengatur lalu lintas semua kendaraan yang lewat, dan memberikan imbauan-imbauan kepada semua pengendara yang melewati di tempat tersebut agar berhati-hati dan bersabar.

“Sehingga jalan tersebut bisa dilewati dengan lancar dan selamat. Dalam beberapa puluh menit kemudian, alur lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut sudah lancar dan normal kembali,” katanya.

Meskipun alur lalu lintas sudah kembali normal, namun pengendara yang melintas di sekitar Jalan Tjilik Riwut km 18 harus  tetap berhati-hati.

“Ini semua demi kelancaran mobilitas dan demi keselamatan kita juga. Selamat di jalan dan selamat juga sampai ke tujuan,” harapnya. c-dar

Also Read

Tags