Ekspor China Menurun Drastis Menyusul Perlambatan Ekonomi Global

Redaksi

Ekspor China Menurun Drastis Menyusul Perlambatan Ekonomi Global

Corong Nusantara – Dalam kondisi perlambatan ekonomi global, aktivitas ekspor China pada bulan Juni 2023 mengalami penurunan signifikan ke level terendah. Data yang dirilis oleh bea cukai China pada Kamis (13/7/2023) menunjukkan bahwa impor China juga mengalami penurunan sebesar 6,8 persen pada bulan yang sama.

Setelah mengalami peningkatan yang pesat pada kuartal pertama 2023, momentum pemulihan pasca-pandemi China telah melambat. Para analis saat ini menurunkan proyeksi ekonomi mereka untuk sisa tahun ini karena output pabrik mengalami perlambatan di tengah permintaan global yang terus melemah.

Lv Daliang, juru bicara Administrasi Umum Kepabeanan China, menyalahkan performa ekspor yang buruk ini pada pemulihan ekonomi global yang lemah. Pemulihan ini memperlambat perdagangan dan investasi global secara keseluruhan.

Perdana Menteri China, Li Qiang, mengumumkan bahwa ia telah menyiapkan kebijakan baru guna meningkatkan permintaan dan memperkuat pasar. Ia menyatakan bahwa sejumlah investor tidak sabar dan menunggu pengumuman kebijakan tersebut dengan harapan agar segera diimplementasikan.

“Ke depan, sektor eksternal masih menghadapi tantangan yang kuat, sehingga membutuhkan dukungan kebijakan untuk mendorong permintaan domestik,” kata Zhou Hao, seorang ekonom di Guotai Junan International.

Aktivitas pabrik di China telah mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, harga konsumen juga mengalami ketidakstabilan dan mendekati deflasi pada bulan lalu, sementara harga produsen turun dengan kecepatan tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun.

Baca Juga :  Indo NFT Festiverse, Festival NFT Terbesar Di Indonesia

Situasi tersebut mendorong pemerintah untuk menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang lebih sederhana, yakni sekitar 5 persen untuk tahun ini. Target tersebut direvisi setelah target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 tidak tercapai.

Also Read