Elon Musk Rebranding Twitter, Ganti Nama Jadi X

Redaksi

Elon Musk Rebranding Twitter, Ganti Nama Jadi X

Corong Nusantara – Elon Musk kini resmi mengganti nama media sosial Twitter menjadi ‘X’ setelah sebelumnya dia mengubah logo burung ikoniknya, Senin kemarin.

Ini menandai perubahan besar terbaru sejak pengambilalihan platform media sosial Amerika Serikat (AS) tersebut oleh Bos Tesla itu.

Situs web Twitter.com tetap tayang dan branding pada versi aplikasi platform tampaknya tidak berubah pada Senin pagi.

Namun, logo burung Twitter yang terkenal di dunia kini diubah menjadi X. Minggu pagi, Elon Musk memposting video pendek dari ‘X’ yang berkedip-kedip.

Senin pagi, Musk menuliskan cuitan berupa gambar branding X yang dipancarkan ke seluruh kantor pusat Twitter.

Dalam cuitan yang diposting pada hari Minggu itu, ia mengatakan bahwa ide mengubah logo menjadi ‘X’ adalah untuk ‘mewujudkan ketidaksempurnaan dalam diri kita semua yang membuat kita unik’.

“Dan segera kami akan mengucapkan selamat tinggal pada merek Twitter dan, secara bertahap, semua burung,” cuit Musk.

Dikutip dari laman NBC News, Selasa (25/7/2023), pergeseran dari citra burung ke ‘X’ merupakan perubahan besar terbaru sejak Musk membeli Twitter seharga 44 miliar dolar AS tahun lalu.

Sementara pada April lalu, Musk mengubah nama perusahaan dari Twitter Inc. menjadi X Corp.

Baca Juga :  Tesla Bantah Penutupan Operasional Produksi Di Shanghai

Perusahaan media sosial tersebut juga baru-baru ini mengumumkan akan membatasi jumlah pesan langsung harian yang dapat dikirim oleh pengguna yang tidak terverifikasi dalam apa yang dikatakan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi spam.

Perubahan itu mulai berlaku pada Jumat, ini menurut pesan di pusat bantuan.

Jika pengguna ingin menambah jumlah pesan harian yang diizinkan, mereka harus bergabung dengan layanan berlangganan yang diluncurkan pada tahun lalu.

Perubahan terbaru ini muncul saat raksasa media sosial itu terus menghadapi persaingan dari aplikasi baru Meta, Threads yang diluncurkan pada awal bulan ini.

CEO Twitter Linda Yaccarino mengatakan dalam serangkaian postingannya bahwa perubahan citra adalah awal dari langkah untuk mendorong aplikasi ke arah yang baru.

Yaccarino adalah mantan Kepala Penjualan Iklan NBCUniversal, perusahaan induk NBC News.

“X adalah keadaan masa depan dari interaktivitas tanpa batas, berpusat pada audio, video, perpesanan, pembayaran perbankan, menciptakan pasar global untuk ide, barang, layanan dan peluang. Didukung oleh AI, X akan menghubungkan kita semua dengan cara yang baru mulai kita bayangkan,” kata Yaccarino.

Musk telah berambisi untuk mengubah Twitter menjadi aplikasi yang lebih besar sejak membeli platform tersebut pada tahun lalu, berbicara tentang ‘semua aplikasi’ yang mirip dengan WeChat di China.

Baca Juga :  Twitter Menghadirkan Program Bagi Hasil Iklan Untuk Kreator Konten, Pengguna Dapat Menghasilkan Uang

Pergeseran tersebut menandai berakhirnya salah satu merek yang paling dikenal dari ledakan media sosial.

“Logo kami adalah aset kami yang paling dikenal. Itu sebabnya kami sangat protektif terhadapnya,” kata perusahaan itu dalam halaman branding yang masih aktif hingga Senin pagi.

Asal muasal logo baru ini memang belum diketahui, namunbanyak daring yang menunjukkan kemiripannya dengan karakter Unicode.

Unicode adalah standar surat digital yang dikelola oleh grup nirlaba The Unicode Consortium, yang juga mengawasi emoji.

Also Read