Karena Disuruh WFO, Karyawan Apple Ngambek Dan Mencari Pekerjaan Lain

Redaksi

Karena Disuruh WFO, Karyawan Apple Ngambek Dan Mencari Pekerjaan Lain

Corong Nusantara – Tidak seperti WFH atau perusahaan teknologi lain yang mengizinkan karyawannya bekerja dari rumah, Apple telah meminta karyawannya untuk mulai bekerja pada 11 April.

Kemudian, pada 2 Mei, kami secara bertahap meminta karyawan Apple untuk masuk dua hari seminggu. Dilanjutkan pada tanggal 23 Mei, jadwalnya adalah 3 hari dalam seminggu.

Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh jejaring sosial anonim bernama Blind, lebih dari separuh karyawan Apple mengaku bersedia mencari pekerjaan di tempat lain dan akan mengundurkan diri dari Apple.

Menurut survei yang dilakukan pada 19 April, alasan karyawan adalah kebijakan WFO yang diterapkan Apple.

Salah satu peserta survei sama sekali tidak ingin bekerja di kantor. Alasan lainnya adalah takut tertular COVID-19, budaya kantor yang toxic, dan persepsi bahwa pekerjaannya terlalu menyita waktu.

Beberapa mengatakan eksekutif Apple tidak pernah mendengar ambisi karyawan mereka. Karyawan lain mengatakan bahwa sebagian besar timnya bahkan tidak tinggal di dekat kantor.

“Apple akan mendapat keuntungan besar di bulan Juni. 60% dari tim kami bahkan tidak tinggal di dekat kantor. Mereka tidak akan kembali,'” tulisnya.

Survei ini dilakukan dengan hanya 652 karyawan, yang jelas merupakan jumlah yang sangat kecil dibandingkan dengan jumlah total karyawan di Apple. Namun, Blind, direktur humas, mengaku telah mengidentifikasi peserta survei melalui alamat email perusahaan.

Baca Juga :  Harga IPhone Terbaru: Diskon Hingga Rp 3 Juta IPhone 11 Hingga IPhone 14 Pro Max

“Pegawai teknis atau produk (unit bisnis) banyak,” tambahnya.

Kebijakan yang diberlakukan oleh Apple ini benar-benar unik. Mengingat bahwa perusahaan teknologi seperti Meta, Amazon, dan Alphabet menawarkan kebijakan yang lebih fleksibel yang memungkinkan beberapa karyawan melakukan WFH atau telecommuting secara permanen. Bahkan Twitter memungkinkan banyak karyawan untuk menggunakan WFH.

Beberapa karyawan ini mengaku iri dengan kebijakan kantor teknologi lainnya. Beberapa mengatakan mereka melamar ke perusahaan lain yang menawarkan telecommuting. Tapi, tentu saja, ada banyak karyawan yang menyukai WFO atau mengundurkan diri karena aturan perusahaan.

Also Read