Progres Dana Konsorsium Perbaikan Palangka-Gumas Dipertanyakan

Redaksi

“Saya dipercaya sebagai Sekretaris Konsorsium, tapi tidak pernah dilibatkan dalam masalah perbaikan jalan itu. Bahkan, infonya ada pengumpulan dana untuk perbaikan jalan, tapi kita juga tidak mengetahui sampai mana progresnya, berapa dananya, dari mana saja dananya, dan  kemana aliran dana itu”

PALANGKA RAYA/Corong Nusantara – Kerusakan Jalan Palangka Raya-Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sampai sekarang masih menjadi perhatian serius publik. Tidak adanya respon pemerintah atas rencana perbaikan ruas jalan tersebut menuai kritik dari banyak kalangan. Meskipun pemerintah sendiri berencana melakukan perbaikan, namun masih belum ada implementasi yang terjadi di lapangan.

Ketua Umum Fordayak Kalteng Bambang Irawan, menyampaikan, ada hal yang harus diluruskan berkenaan dengan perbaikan Jalan Palangka Raya-Gumas, khususnya yang dari pihak ketiga atau pihak pengusaha. Pihak ketiga ini dibebankan tanggung jawab untuk turut serta dalam melakukan perbaikan, namun sampai sekarang ini tidak ada kejelasan seperti apa progresnya.

Tidak itu saja, lanjut Bambang, sebelumnya sudah dibentuk pengurus konsorsium untuk dapat mendukung penanganan kerusakan jalan itu. Namun, sejak awal pihak pengurus konsorsium tidak pernah dilibatkan, atau terlibat dalam pelaksanaannya. Pengurus konsorsium sama sekali tidak mengetahui berapa dana yang terkumpul, dan kemana aliran dana tersebut.

“Saya dipercaya sebagai Sekretaris Konsorsium, tapi tidak pernah dilibatkan dalam masalah perbaikan jalan itu. Bahkan, infonya ada pengumpulan dana untuk perbaikan jalan, tapi kita juga tidak mengetahui sampai mana progresnya, berapa dananya, dari mana saja dananya, dan  kemana aliran dana itu,” kata Bambang, saat menyampaikan tanggapan terkait dengan masalah dana perbaikan jalan dari pihak ketiga, Minggu (24/7) di Palangka Raya.

Bambang meminta, owner atau pemilik Perusahaan Besar Swasta (PBS) untuk menata ulang skema urunan dana perbaikan Jalan Palangka Raya-Gumas tersebut. Jika mengungkit laporan dana dari pihak ketiga, sampai sekarang konsorsium saja tidak mengetahui seperti apa progres dana tersebut. Sampai kapan Jalan Palangka Raya-Gumas ini akan dibiarkan, membuat kerugian banyak pihak khususnya masyarakat dan PBS.

Bambang mengajak para pemilik PBS untuk bersama kembali menata ulang konsorsium ini. Jika memang kejelasan belum ada, kita inginkan progress jalan tersebut sama-sama saat ini dapat dinikmati masyarakat dengan bukti yang jelas. Hasil diskusi dengan beberapa pihak terkait di tingkat provinsi, bagaimana mendorong secepat mungkin untuk berkumpul, dan membahas bersama sehingga dapat ditemukan jalan terbaik dalam penyelesaian kerusakan Jalan Palangka Raya-Gumas itu.

Adanya solusi yang dapat membuat jalan diperbaiki, ungkap Bambang, tentunya akan berdampak pada iklim positif investasi di Kabupaten Gumas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Mari kita bersama tata ulang skema perbaikan jalan tersebut, yang transparan dan memang progress tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.ded

Also Read

Tags