HUT KE-63, Andrie Elia Harap UPR Terus Berkembang

Redaksi

PALANGKA RAYA/Corong Nusantara Universitas Palangka Raya (UPR) merupakan universitas terbesar, sekaligus tertua di Kalimantan Tengah (Kalteng), yang berhasil masuk dalam posisi 100 besar universitas terbaik se-Indonesia.

Hal ini tidak lepas dari peran besar Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, yang memasuki usia 63 tahun sekaligus di penghujung masa jabatannya sebagai Rektor UPR periode 2018-2022. Ia berhasil menorehkan berbagai prestasi dan nama besar UPR bisa dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Menduduki jabatan sebagai Rektor di sebuah perguruan tinggi bukanlah pekerjaan yang mudah. Selama saya menjabat Rektor UPR mulai tahun 2018 sampai saat ini, banyak suka duka dan perjuangan yang harus dilalui demi kemajuan UPR,” ucap Andrie Elia kepada Tabengan via WhatsApp, Minggu (14/8).

Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini juga mengatakan, salah satu kemajuan yang bisa dirasakan saat ini adalah diterapkannya transformasi sistem administrasi dari manual menjadi berbasis digital.

“Dulu kita masih menggunakan sistem administrasi manual, sehingga banyak waktu tersita hanya untuk mengurus beberapa bidang, seperti penerimaan mahasiawa baru dan pembayaran uang kuliah. Sekarang kita tidak lagi menggunakan sistem manual, melainkan sistem berbasis digital. Mahasiswa cukup memantau informasi melalui website resmi UPR dan pembayaran uang kuliah tinggal disetorkan melalui bank,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, UPR juga mengedepankan asas keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat bisa mengakses langsung informasi yang diperlukan, termasuk anggaran.

“Tidak ada lagi yang kita tutup-tutupi karena masyarakat sekarang sudah bisa mendapatkan berbagai informasi yang diperlukan, cukup dengan mengakses website. Semua informasi sudah tersedia di situ, termasuk perihal anggaran dan perencanaan-perencanaan yang dicanangkan untuk mewujudkan UPR Jaya Raya” tandasnya.

Di usianya yang ke-63 tahun, sekaligus penghujung masa jabatan sebagai Rektor UPR periode 2018-2022, Andrie mengucapkan terima kasih yang selama ini turut berjuang demi kemajuan UPR, sekaligus berharap agar UPR ke depannya semakin baik lagi serta mampu menjadi kampus berintegritas.

“Saya akui saya masih banyak kekurangan saat menjabat sebagai Rektor UPR periode 2018-2022. Karena itu, ke depannya siapa pun yang duduk sebagai Rektor bisa mewujudkan visi misi UPR menjadi kampus berintegritas dan berkomitmen dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, sebagaimana tertuang dalam Tridarma Perguruan Tinggi,” pungkasnya. nvd

Also Read

Tags