Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN Berjalan Pesat

Redaksi

Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN Berjalan Pesat

Corong nusantara – Pembangunan Ibukota Negara (IKN) terus berlangsung dengan pesatnya. Saat ini, Kementerian PUPR telah memulai proses pembangunan rumah dinas untuk para menteri serta sejumlah kantor kementerian lainnya.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa pembangunan rumah dinas para menteri telah mencapai progres sebesar 18,26 persen. Sementara itu, pembangunan kantor Kementerian Koordinator (kemenko) pada tahap pertama mencapai 9,8 persen.

Dengan terbentuknya kawasan inti pemerintahan tersebut, Basuki menekankan pentingnya penghijauan sejak dini. Beliau menyatakan, “Saya meminta agar kawasan ini segera ditanami dengan pohon-pohon rindang.” Penghijauan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman.

Untuk mewujudkan penghijauan tersebut, sudah disiapkan persemaian benih di beberapa titik. Kini, persemaian tersebut telah menampung puluhan ribu pohon dengan berbagai jenis, seperti pulai, keppel, sawo, asem jawa, beringin, tabebuya, dan sukun.

Menteri Basuki menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PPAD yang telah menyumbangkan 42.000 pohon beserta perawatnya. Jumlah pohon ini akan terus bertambah sehingga lingkungan di sekitar IKN semakin hijau dan asri.

Selain fokus pada penghijauan, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur pendukung di kawasan IKN Nusantara. Beberapa di antaranya adalah Prasarana Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Sungai Sepaku, Embung Mentawir, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), dan Bendungan Sepaku Semoi.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Putuskan Cuti Bersama Dan Libur Idul Adha Mulai Tanggal 28 Hingga 30 Juni

Bendungan Sepaku Semoi memiliki peran vital dalam menyediakan pasokan air baku bagi dua kota, yaitu Ibukota IKN dengan suplai sebesar 2.000 liter per detik, dan Kota Balikpapan dengan suplai sebesar 500 liter per detik. Selain itu, bendungan ini juga memiliki fungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir di kawasan IKN.

Kapasitas air baku dari intake Sepaku mencapai 3000 liter. Jumlah air baku tersebut akan mencukupi kebutuhan seluruh Kawasan IKN Nusantara hingga tahun 2030.

Menteri Basuki menyatakan bahwa pembangunan Bendungan Sepaku Semoi telah mencapai tahap penyelesaian timbunan utama. Dalam waktu dekat, bendungan tersebut akan digenangi untuk memastikan ketersediaan air baku di Kawasan IKN.

Also Read