Program Pascasarjana UPR Gelar Yudisium Ke -34

Redaksi

Foto : Direktur Program Pascasarjana UPR Prof Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP didampingi para Wakil Direktur, unsur Pimpinan Program Pascasarjana UPR dan Yudiasiawan dari Program Doktor Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UPR, saat acara Yudisium ke-34 periode April 2022, Jumat (22/4). (Tabengan, Novan)

PALANGKA RAYA/Corong Nusantara – Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (PPs-UPR) menggelar kegiatan silahturahmi internal dan Yudisium ke-34 periode April 2022, dengan mengikutsertakan Yudisiawan dan Yudisiawati perwakilan dari 9 Program Studi (Prodi) di lingkungan Pascasarjana UPR, di Ballroom Hotel Luwansa, Jumat (22/04) sore.

Ketua Panitia Yudisium ke-34 periode April 2022, Agung Wibowo, SHut, MSi, PhD dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pelaksanaan Yudisium kali ini terbilang istimewa, mengingat bertepatan dengan bulan Ramadhan tahun 1443 Hijriyah.

“Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan selamat menjalankan ibada puasa kepada bapak/ibu/saudara (i) yang menjalankannya. Semoga khidmat ibadah puasa dapat mengantarkan kita pada menjadi pribadi lebih baik yang menebarkan manfaat bagi orang-orang di sekeliling kita,” ucapnya.

Dijelaskan, pelaksanaan Yudisium ke-34 periode April 2022 ini dihadiri oleh perwakilan Yudisiawan dan Yudisiawati terbaik, berdasarkan kriteria nilai IPK, Lama Studi dan Publikasi Ilmiah dari 9 (sembilan) Program Studi di lingkungan Program Pascasarjana UPR.

“Pada tiap periodenya, lulusan Program Pascasarjana UPR terus menunjukkan peningkatan kualitas. Hal tersebut, merupakan serangkaian program yang telah ditetapkan oleh pimpinan Program Pascasarjana UPR, diantaranya adalah kewajiban publikasi yang telah diberlakukan sejak 2 tahun yang lalu. Bahkan para Yudisiawan dan Yudisiawati terbaik yang hadir secara langsung saat ini, bisa dipastikan telah memiliki minimal 1 (satu) publikasi ilmiah. Ini menjadi suatu kebanggaan kita bersama,” tandasnya.

Disisi lain, Direktur Program Pascasarjana UPR Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP menegaskan, Yudisium ke-34 periode April 2022 ini merupakan momen yang sangat istimewa, “Inilah alasannya seluruh panitia perempuan dan Yudisiawati diminta untuk mengenakan pakaian kebaya. Jadi, momen Yudisium ke-34 periode April 2022 ini, menjadi suatu momen yang istimewa bagi kaum perempuan, karena akan lebih terlihat feminim jika dibandingkan hari-hari biasanya, apalagi kita saat ini di tengah bulan suci Ramadhan,” cetusnya.

Kendati demikian, jumlah Yudiasiawan dan Yudisiawati yang mengikuti acara Yudisium kali ini lebih kurang dari 20 orang yang berasal dari dari 9 Prodi di bawah naungan PPs UPR. Dimana, sebelumnya PPs – UPR memiliki 12 Prodi. Namun, dikarenakan adanya aturan, maka 3 Prodi yakni Magister Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Ilmu Hukum telah dikembalikan ke masing – masing Fakultas mengingat berdirinya suatu fakultas, harus memiliki minimal 5 (lima) program studi.

“Meski demikian, kedepan rencananya Program Pascasarjana UPR juga akan membuka 1 program studi Magister Multi Disiplin Ilmu. Dan, pada kesempatan ini saya menginformasikan bahwa sekarang ini Program Pascasarjana UPR memiliki 9 program studi, dimana para Yudisiawan dan Yudisiawati yang di Yudisium hari ini masuk ke dalam 9 program studi tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, melihat kilas balik perjalanan Program Pascasarjana UPR sejak tahun 2007 sampai saat ini, jumlah Yudiasiawan dan Yudisiawati yang telah menjalani Yudisium ada sebanyak 1.037 mahasiswa. “Kemudian, sejak tahun 2008 sampai sekarang, saat kami dipercaya untuk mengelola Program Pascasarjana UPR, untuk jumlah mahasiswa yang sudah di Yudisium ada lebih kurang sebanyak 458 orang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan Yudisium PPs – UPR ke 34 ini dihadiri langsung oleh Direktur PPs-UPR Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP, didampingi Wakil Direktur I Dr. Ir. Evi Feronica Elbar, MSi dan Wakil Direktur II Dr. Indrawan Permana, ST, MA, serta diikuti pula oleh unsur pimpinan Program Studi dan tenaga kependidikan di lingkungan Program Pascasarjana UPR, serta keluarga dari Yudisiawan dan Yudisiawati, dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat. Nvd

Also Read

Tags