Curah Hujan Tinggi, Arut Utara Diterjang Banjir

Redaksi

Curah Hujan Tinggi, Arut Utara Diterjang Banjir

Corong Nusantara – Arut Utara diterjang banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Banjir tersebut menyebabkan permukiman penduduk di sepanjang bantaran Sungai Arut terendam air. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Arut Utara.

Kapolsek Arut Utara, Ipda Edi Hariyanto, mengatakan bahwa pihak kepolisian sedang memantau perkembangan banjir di Kecamatan Arut Utara. Saat ini, Kelurahan Pangkut, Desa Nanga Mua, dan Desa Kerabu menjadi daerah yang terkena dampak luapan Sungai Arut.

Menurut Edi, banjir di Kelurahan Pangkut terjadi di RT 001 dan RT 002 dengan ketinggian air antara 30 cm hingga 60 cm. Sebanyak 49 Kepala Keluarga di wilayah tersebut terdampak banjir. Sementara itu, di Desa Kerabu, banjir terjadi di RT 001, RT 003, dan RT 004 dengan ketinggian air sekitar 20 cm hingga 50 cm. Jumlah kepala keluarga yang terdampak banjir sekitar 20 KK. Di Desa Nanga Mua, banjir terjadi di RT 003 dengan ketinggian air antara 30 cm hingga 50 cm. Ada sekitar 27 KK warga yang terkena dampak banjir di wilayah tersebut.

Kapolsek Arut Utara menjelaskan, banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi beberapa hari yang lalu di hulu Sungai Arut. Untuk menghadapi situasi ini, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah seperti memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap banjir, mengamankan harta benda dan surat penting, serta menjaga keselamatan. Hal ini penting dilakukan mengingat curah hujan yang tinggi masih berlangsung.

Baca Juga :  Bupati Apresiasi BPN Bantu Pemkab Kobar Sertifikasi Aset

Selain itu, Kapolsek juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan baik sepeda motor maupun mobil untuk berhati-hati saat melintas di jalan-jalan yang terendam banjir.

“Selain memberikan imbauan kepada warga yang terdampak banjir, kami juga cepat dalam menyalurkan bantuan sosial kepada mereka. Saat ini, warga yang terkena dampak banjir tidak dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya, sehingga bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban mereka,” tambah Kapolsek Arut Utara.

Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa Polsek Arut Utara telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan dalam penanganan korban bencana banjir di wilayah Kecamatan Arut Utara. Pihak kepolisian telah menyiapkan gedung serba guna sebagai tempat pengungsian dan dapur umum. Setiap kelurahan dan desa juga telah menyediakan tempat pengungsian.

“Hingga saat ini, belum ada warga yang mengungsi akibat banjir. Namun, sebagai langkah antisipasi, kami bersama pihak kecamatan dan desa telah menyiapkan tempat pengungsian dan dapur umum. Kami meminta kepada warga agar jika debit air sungai terus meningkat dan banjir semakin mengkhawatirkan, segera mencari tempat yang lebih aman,” kata Edi.

Dengan melihat situasi ini, perlu adanya koordinasi yang baik antara pihak berwenang, warga, dan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut dari banjir tersebut. Semoga situasi segera pulih dan warga yang terdampak banjir mendapatkan bantuan yang memadai untuk mengatasi kesulitan yang mereka alami.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Siapkan Program Tanggulangi Pertanian Terdampak Banjir

 

Also Read