Rekonstruksi Kasus Penganiayaan David: Mario Sebut AG Bukan Pacar Tapi Adik

Redaksi

Rekonstruksi Kasus Penganiayaan David

Corong Nusantara – Tersangka kasus penganiayaan terhadap David Ozora, Mario Dandy tak mengakui bahwa AG adalah kekasihnya.

Mario Dandy malah menyebut bahwa AG adalah adiknya.

Hal ini terungkap saat rekonstruksi kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David Ozora di Komplek Green Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/3/2023) yang digelar Polda Metro Jaya.

Pengakuan tersebut terungkap saat reka adegan ke-37 yang memperagakan orang tua teman David yakni saksi N, datang menghampiri Mario Dandy Cs usai melakukan penganiayaan.

Saat itu, saksi N terkejut ketika melihat David sudah tak sadarkan diri usai dianiaya secara brutal oleh Mario.

“Jadi saksi N meminta anak AG untuk pahanya ditaruh di bawah tangan N dan di bawah ke kepala korban, tapi AG tidak mau hanya memberikan tangannya,” kata penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Saat itu juga, saksi N yang sedang memperagakan adegan menolong korban sempat menangis.

Kemudian saksi N melakukan percakapan kepada para pelaku yang hanya melihat korban yang telah terkapar tanpa adanya niat untuk menolong.

Kemudian, Mario mengatakan bahwa penganiayaan tersebut disebabkan oleh aksi pelecehan yang dilakukan David terhadap AG yang dianggapnya sebagai adiknya.

“Siapa kamu, kamu tamu tak diundang di sini, kamu apakan teman anak saya,” kata saksi N saat menerangkan adegan menolong David.

Baca Juga :  Jadi Saksi Rafael Alun, Penyidik KPK Cecar Mario Dandy Soal Mobil Jeep Rubicon

“Dia melecehkan adik saya tante,” jawab Mario saat ditanyai maksud perbuatannya kepada saksi N.

Mario Dandy Ajak Shane Pukuli David

Dalam rekonstruksi penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Cs terhadap David Ozora, terungkap sebuah fakta baru.

Salah satunya, fakta bahwa Mario Dandy Satriyo sempat mengajak Shane Lukas untuk ikut menganiaya Critalino David Ozora.

“Adegan ketiga penjemputan tersangka S,” kata penyidik di lokasi.

Kendati demikian, penyidik tak menjelaskan secara rinci soal lokasi dari Shane Lukas dalam rekonstruksi tersebut.

Selanjutnya, saat sampai di kediaman Shane Lukas Mario Dandy pun langsung mengajak temannya itu untuk menghajar David.

“Lo ikut gue dong, gue mau mukulin orang. Nanti lo videoin aja,” kata penyidik.

Di samping itu, fakta baru lainnya juga terungkap saat rekontruksi kasus penganiayaan David Ozora.

Dalam rekonstruksi tersebut, penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengatakan kekasih Mario Dandy yakni AG sempat merokok di depan David Ozora yang saat itu tengah lakukan sikap tobat.

“Saat David Ozora melakukan sikap tobat, AG mengambil korek dan menyalakan rokok,” kata penyidik.

Rekonstruksi Tiga Tahap

Pihak kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap David Ozora, Jumat (10/3/2023).

Baca Juga :  Raffi Ahmad Terseret Kasus Gratifikasi

Rekonstruksi itu dibagi menjadi tiga babak (klaster).

Tiga babak rekonstruksi akan dilakukan mulai dari Mario Dandy menjemput AG di sekolahnya, hingga proses evakuasi David Ozora usai mendapatkan tindak penganiayaan.

“Rekonstruksi dilakukan dalam tiga klaster,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi di TKP penganiayaan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023).

Di sisi lain, salah seorang penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa klaster pertama bakal memperagakan awal perencanaan penganiayaan.

“Nanti pada saat melakukan rekonstruksi di TKP, yang pertama akan kami peragakan adalah adegan mulai adanya rencana pertemuan dari tersangka MBS dan anak AG,” katanya.

“Sesuai dari hasil BAP itu dijemput di sekolah,” ujarnya.

Kemudian, rekonstruksi bakal menampilkan adegan Mario dan kekasihnya, AG, yang menemui tersangka Shane Lukas.

Ketiganya akan memperagakan perjalanan menuju lokasi David.

“Nanti ada adegan berikutnya saat mendatangi rumah saksi dimana di dalamnya ada korban, itu ada adegan. Setelah dari sana nenuju TKP tempat terjadinya penganiaya tersebut,” jelasnya.

Terakhir, ditutup dengan adegan David telah tergeletak usai dianiaya Mario. Kemudian, para saksi memberikan pertolongan ke David.

“Terakhir nanti ditutup dengan evakuasi yang dilakukan oleh saksi-saksi menuju rumah sakit,” ungkapnya

Baca Juga :  AG Divonis Pekan Depan, Persidangan Terbuka Untuk Umum

Diketahui sebelumnya, rombongan Polda Metro Jaya tampak tiba sekira pukul 13.20 WIB.

Dalam persiapan rekonstruksi tersebut, tampak mobil Jeep Rubicon yang sempat dikemudikan oleh tersangka Mario Dandy turut dipamerkan di lokasi.

Mobil Rubicon tersebut tampak dipasangi garis polisi. Beberapa orang polisi terlihat berjaga di sekitar mobil tersebut.

Awak media yang meliput di lokasi hanya diperkenankan mendekat sekitar 100 meter dari titik rekonstruksi.

Aparat kepolisian mencegah agar para wartawan tidak mendekat ke tempat kejadian perkara (TKP).

Warga kompleks Green Permata terpantau ramai-ramai ikut menonton rekonstruksi di lokasi.

Hingga kini, belum tampak Mario Dandy dan tersangka Shane Lukas di lokasi rekonstruksi.

Hujan deras tampak mengguyur kawasan Green Permata.

Meski demikian, rekonstruksi kasus penganiayaan David tetap dilanjutkan.

Tampak pula Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi beserta rombongan hadir di lokasi.

Also Read